Moke

Moke merupakan minuman khas dari Pulau Flores. Ada banyak sebutan bagi minuman yang satu ini antara lain sopi, dewe dan moke. Namun, moke menjadi sebutan yang paling familiar di Maumere. Minuman ini seakan menjadi ikon yang telah dikenal banyak orang, baik masyarakat lokal maupun mancanegara.

Di Maumere sendiri moke menjadi satu hal yang wajib disediakan disetiap acara besar seperti upacara adat, pernikahan, syukuran atau hajatan. Banyak masyarakat mengakui bahwa moke dapat mempererat kekerabatan dan tali persaudaraan antar sesama.Moke bukan hanya sekedar minuman namun juga memiliki nilai budaya, ekonomi da sosial yang tinggi.

Moke merupakan minuman tradisional yang mengandung alkohol. Bahan dasar pembuatan moke adalah sari bunga pohon lontar yang disuling menggunakan alat yang juga tradisional seperti bambu dan periuk tanah. Untuk menghasilkan 1 botol moke membutuhkan waktu kurang lebih 4-5 jam. Moke dengan kualitas bagus biasanya disebut dengan BM atau Bakar Menyala. Maksudnya adalah jika moke tersebut disulut dengan api lalu terbakar menandakan bahwa moke itu kualitasnya bagus. Moke seperti ini biasanya dijual dengan harga yang tidak murah. Walaupun demikian, konsumen tidak akan kecewa dengan rasa dan kepuasannya.Moke di Maumere ada 3 jenis yaitu moke biasa (putih), moke merah dan moke dengan kadar alkohol tinggi. Untuk mendapat moke di Maumere tidak susah, moke tersedia hampir di semua bagian kota Maumere.

Masyarakat Maumere biasanya menikmati Moke dengan cara duduk melingkar, dan mengedarkan moke yang telah dituang kedalam sloki kepada setiap orang yang duduk dalam lingkaran tersebut. Moke biasanya dinikmati bersama makanan pendamping atau cemilan yang familiar dengan sebutan “Lepeng”, contohnya ikan kuah asam, sup kambing, sup brenibon, ikan bakar, pisang bakar atau rebus, ubi goreng dengan cocolan sambal terasi , sambal jeruk atau sambal tomat, dan lawar atau rumpu rampe.

Berbeda dengan minuman beralkohol di Jawa yang dioplos, masyarakat Maumere lebih suka keoriginalitas Moke. Meskipun ada beberapa jenis moke yang dicampur dengan anak rusa, ginseng, akar-akaran, ataupun sayur pare sebagai rendaman, hanya untuk menambah kesegaran, vitalitas serta untuk kesehatan. Sayangnya Moke belum bisa dijadikan sebagai buah tangan bagi wisatawan karena masih bersifat ilegal. Moke hanya bisa menjadi sebuah kenangan sampai nanti berkunjung lagi ke Maumere. Masih banyak makanan dan keindahan Maumere yang harus kalian explore. So, ayo berkunjung ke Maumere!

Tinggalkan komentar