Kalau di Amerika Serikat ada Grand Canyon, di Maumere ada Batik Wair. Batik Wair terletak di Kecamatan Lela, Kabupaten Sikka. Sepanjang perjalanan kalian akan disuguhi oleh pemandangan hutan yang tersebar luas.
Batik Wair merupakan penyuplai kebutuhan air bersih di Lela. Aliran air ini berasal dari titik-titik mata air di Batik Wair. Dalam perjalanan menuju kesana kalian akan menjumpai warga yang memanfaatkan aliran air tersebut untuk mencuci maupun mandi. Selain itu kalian juga akan menjumpai banyak pipa-pipa yang dikelola oleh PDAM untuk menyalurkan air ke pusat kecamatan.
Sebelum sampai ke Batik Wair kalian akan melewati beberapa sungai lalu sampai pada pintu masuk Batik Wair berbentuk ngarai. Kalian akan melihat ukiran pada dinding batu yang disebabkan oleh titik air yang mengikis secara perlahan. Kalian bisa masuk kesana saat genangan air tidak terlalu tinggi. Jarak antara satu dinding batu dan dinding batu lainnya cukup luas jadi memungkinkan kalian untuk masuk. Saat masuk kalian akan dimanjakan oleh bebatuan yang berwarna-warni oleh lumut dan paparan sinar matahari. Jika kalian menengok keatas mata kalian akan terpana oleh barisan pepohonan yang hijau serta cahaya matahari yang masuk disela-sela dedaunan yang lalu menerangi bagian dalam Batik Wair.
View yang ditawarkan oleh Batik Wair sangat tepat kalian jadikan sebagai spot foto. Tekstur dinding yang berlekuk lekuk memberikan kesan tersendiri dalam foto kalian. Disarankan buat kalian untuk membawa air minum serta perbekalan karena disana belum ada orang yang menjual air atau makanan. Selain itu, datanglah pada siang hari agar pencahayaannya cukup terang buat kalian untuk mengeksplor Batik Wair.
Sensasi sejuk dan hijaunya pepohonan menyegarkan mata kalian. Sejenak menghilangkan penat dengan menikmati pemberian Tuhan yang luar biasa mempesona. Ayo guys, tunggu apalagi? Mari berkunjung ke Maumere, nikmati keindahan alam dan budaya yang ada disana!

